Detail Artikel

Tips Mengajukan KPR

 Lippo Group mempromosikan Meikarta ke berbagai media, mulai dari baliho serta pusat perbelanjaan. Tak lupa, surat kabar, televisi, hingga situs berita online. Di surat kabar, misalnya, Meikarta bisa memasang iklan hingga lebih dari satu halaman penuh.

Tak dapat dipungkiri, investasi dalam bidang property masih menjadi salah satu instrument investasi primadona masyarakat Indonesia, selain dapat menghasilkan return yang tinggi khususnya property yang baru dibangun. Investasi property juga dinilai cenderung aman, tentunya investasi property merupakan salah satu pilihan investasi jangka panjang.

Peluang ini sangat cocok untuk ditangkap oleh kaula muda usia 20an yang memiliki usia produktif yang relatif masih panjang. Sering kali yang menjadi tolak ukur kemandirian seseorang ditinjau dari kepemilikan asset pribadi termasuk diantaranya adalah property, baik dalam bentuk rumah maupun apartemen. Tak mudah bagi kaula muda untuk mengalihkan alokasi dananya ke segmen investasi property di daerah kota besar seperti Jabodetabek, itu disebabkan harga property yang terus menerus mengalami peningkatan. Namun itu bukan hal yang mustahil jika cermat menatap peluang yang ada.

Bila dihitung-hitung biaya pengeluaran kebutuhan life style kaula muda mulai dari hobi berselancar di dunia toko online membeli barang-barang branded, nongkrong di kafe-kafe setiap weekend, atau kegemaran berlibur ke luar negeri. Bisa jadi bila pengeluaran tersebut dikelola dengan baik kemudian dialokasikan ke investasi property, siapa tahu 10-15 tahun kemudian property tersebut memiliki nilai yang mombastis sehingga menambah panjang deretan nama miliarder baru. J

Hal itu akan terjadi dengan mengamati peluang dan menjalankan beberapa cara berikut ini:

 

  1. Utamakan alokasi dana untuk memenuhi Need bukan Want, gunakan dana seperlunya agar memiliki surplus untuk ditabung/diinvestasi. Minimal sisihkan 10% penghasilan, semakin besar jumlah yang bisa ditabung, maka semakin cepat juga meraih rumah idaman. Begitu juga kalau ada tambahan penghasilan, seperti THR, bonus dan insentif tambahan, alokasikan semaksimal mungkin untuk mengumpulkan DP. Biasanya DP ini adalah tujuan dengan jangka waktu pendek atau menengah, jadi sebaiknya pilih instrumen investasi yang berisiko rendah, agar tetap aman dan terjaga nilainya, misalnya deposito atau reksadana pasar uang.
  2. Optimalkan Fasilitas KPR/KPA, pekerjaan tetap di institusi kredibel semakin memudahkan untuk mendapat fasilitas tersebut. Walaupun juga harus disertai dokumen pendukung lainnya.
  3. Lakukan Riset kecil-kecilan dengan membandingkan tawaran produk beberapa bank, dari segi pricing, tenggat waktu (tenor), biaya-biaya yang muncul, skema produk dll.
  4. Pastikan besaran angsuran property idaman tidak melebihi 30% penghasilan, hal ini dapat dilakukan dengan memilih tenggat waktu (tenor) yang panjang dan/atau memilih perbankan yang menawarkan pricing paling murah. Tak lupa pula untuk memastikan biaya-biaya yang timbul dari fasilitas KPR/KPA tersebut seperti: biaya appraisal, biaya asuransi kebakaran / jiwa, biaya administrasi, biaya notaris dan biaya lainnya (pastikan semua biaya yang muncul merupakan biaya yang berlaku di perbankan tersebut yaa). J
  5. Lakukan pelunasan dipercepat sebagian / keseluruhan jika memiliki dana lebih, akan lebih menguntungkan jika kita mengambil alih ataupun melunasi pembiayaan/kredit di awal masa pembiayaan karena pihak bank belum terlalu banyak mendapatkan keuntungan dari pricing/rate yang diambil di depan.

Semoga Super Key ini bermanfaat!

Super People.

 

Bayu Bridani, Lc, M.E.Sy CT

Islamic Finance Practicioner & Specialist

 

 

 

 

 

Subscribe Here