Detail Artikel

Serba Serbi Asuransi

Setiap hari saya bertemu dengan client yang tentunya berbeda beda case nya, dan itu sangat menarik untuk disimak. Apalagi kalau ngebahas yang namanya Asuransi. Ada cerita bahagia, senang, sedih akan asuransi. 

"mba saya udh ikut asuransi selama 15 tahun, bagus ko mba itu aku pake buat anak aku kuliah, Alhamdulillah naeknya lumayan juga ya, ga kayak nabung di tabungan biasa di bank dapetnya kecil banget"

"mba, saya itu baru buka asuransi sebulan 1 juta, pas saya cek harusnya uang saya 12 juta karena udh dua tahun, ko cuma 6 juta? Saya merasa tertipu dengan asuransi"

"mba, saya buka asuransi tapi karena ga enak sama temen saya yg tiap hari kontak saya buat buka, padahal saya ga ngerti buat apa"

Dear Para Pembaca Sekalian, sebelum anda berasuransi make sure dulu apakah anda sudah diberikan input yang optimal oleh SDM nya asuransi tsbt? Jika belum, jangan coba-coba buka asuransi. Ini akan sangat merugikan anda, jika anda tidak tau apa gunannya berasuransi.

Asuransi adalah proteksi. Jika anda berasuransi berarti anda terproteksi. Namun apakah benar anda terproteksi? Bisa saja tidak terproteksi jika anda tidak tau product yang anda pakai itu apa :)

Asuransi Jiwa adalah proteksi jiwa, ini sangat membantu anda untuk mengcover kewajiban anda, contoh: utang, kehidupan sehari2 keluarga anda agar kebutuhan mereka tetap terpenuhi jika anda terjadi resiko, atau bisa dijadikan untuk wakaf.

Jadi saat anda ingin berasuransi, hitunglah semua pendapatan anda dan kewajiban anda, (Pengeluaran bulanan anda x 12)/rata rata inflasi sample 6%= itulah Jumlah Proteksi Ideal Jiwa anda. Minimalnya, saat anda terjadi resiko dan anda memiliki utang, keluarga anda tidak terbebani untuk mencari bayarannya. 

Saya punya client, pernah mengajukan pembiayaan 100 Milyaran kepada sebuah Bank, beliau dari awal bilang bahwa tidak suka dengan asuransi. Dan tak diduga, ybs meninggal dunia dan keluarga harus menanggung utangnya, untungnya aset asetnya mengcover untuk melunasinya. Namun, apakah anda tau jika anda pinjam di bank anda akan dikenakan bunga atau margin,. Jadi total pinjaannya tentu lebih dari 150 milyar. Semua aset ditarik, namun bagaimana dengan keluarga yang ditinggalkan? Rumah atau aset sudah tidak ada. Dan semuanya kembali dari nol, si istri menjadi tulang punggung keluarga.

Case ke dua, saya punya client tuna netra, beliau memiliki anak satu usia 11 tahun namun beliau kurang harmonis dengan keluarganya. Kemana mana beliau minta antar oleh tukang ojek atau security dekat rumahnya, lalu apa yang terjadj jika beliau terjadi sebuah resiko? Sedangkan anak masih kecil dan keluarga tidak aware. 

Pada dasarnya berasuransi jiwa itu case by case, tidak semua orang butuh atau tidak semua orang tidak butuh. Oleh karena itu, anda harus menghitung dengan keluarga dan berbicara dengan hati anda apa yang ingin anda berikan kepada keluarga.

Asuransi kesehatan, proteksi kesehatan. Ini adalah jenis asuransi yang bertujuan untuk mengcover diri anda atau keluarga  jika sakit atau kecelakaan. 

Case 1: client saya awalnya anti dg asuransi, kemudian beliau mengalami kecelakaan tiba tiba menyebabkan dirinya harus mencari dana untuk membayar biaya perawatan dan itu mahal menghabiskan sekitar 150 jutaan untuk perawatan. Setelah kejadian itu, beliau mengcontact saya untuk meminta advice saya asuransi mana yang bagus untuk mengcover dia dan keluarga? 

Case 2: seorang ibu usia sudah lanjut, yang sengaja menahan sakitnya karena tidak mau merepotkan anaknya untuk membayar biaya perawatan sakitnya. 

Case ke 3: sebuah keluarga yang memiliki uang namun saat sakit uangnya habis untuk biaya perawatan rumah sakit.

Case ke 4: sebuah keluarga yang merasa sedih karena uangnya dibayarkan premi terus tapi belum merasakan manfaatnya.

Para pembaca sekalian, jika anda belum paham dan mengatakan no pada suransi, saat itulah anda harus menabung 10 x lipat dari pendapatan bulanan anda untuk dana darurat sebagai pengcover saat anda sakit. Karena kita tidak pernah tahu kapan kita sakit, kapan kita terkena resiko. Minimal dana ini harus anda sjmpan di tabungan anda. Dan saran saya bagi yang merasa anti dengan asuransi, jangan terlalu berlebihan membicarakan asuransi, bisa jadi suatu saat nanti anda memerlukan asuransi untuk proteksi anda. 

Asuransi berbasis investasi, semua brand asuransi terdapat produk yang beraneka ragam tentunnya, dan kita harus jeli mengcompare nya. Karena bisa jadi merugikan anda jika anda tidak tahu tipsnya. Jika anda pengguna asuransi unit link, investasi di unit link akan berkembang setelah 10 tahun-15 tahun, jadi bagi anda yang memerlukan dana cepat di waktu tahun ke 5, jangan coba2 ambil produk ini, namun jika anda perlu untuk saving lebih dari 10 tahun, bisa jadi ini menguntungkan anda, namun tergantung instrumen investasi apa yang anda pilih, pasar uangkah, berimbang kah, saham kah? Saran saya jika untuk jangka panjang, alokasikan ke saham bukan ke pasar uang, karena dana anda akan berkembang kurang lebih sama dengan anda menabung di bank, namun bedannya anda terproteksi. Ini contoh ya, kalau ngobrolin produk setiap brand itu banyak sekali.

 

Yang jadi permasalahan adalah, apakah SDM dari asuransi itu sudah paham betul akan produk dan tujuan dari asuransi? Kebanyakan para agen asuransi menyodorkan produk yang ga sesuai dengan kebutuhan client, alih alih hanya ingin achieve target. Oleh karena itu, semakin banyak orang yang merasa tertipu dengan asuransi.

Semua brand insurance itu bagus, bermaksud memberikan solusi kepada client, namun yang jadi masalah adalah apakah anda sudah diberikan obat berdasarkan kebutuhan anda?

Bagi anda yang bekerja sebagai agen asuransi, sebaiknya anda dibekali ilmu akan Financial Planning, dan Etics. Karena ini berkaitan dengan kelangsungan hidup banyak orang, it`s based on Customer`s need bukan agent`s need. Jika anda tidak dibekali ilmu ini dan pendekatan anda hanya berorientasi pada kebutuhan amda sebagai agen, citra brand asuransi akan semakin buruk. Padahal semuanya bermaksud baik yaitu sbg Manajemen Resiko. 

Saya sudah hunting kebeberapa brand asuransi dan bahkan yang ada yg mendatangi saya secara langsung, honestrly, dari semua brand asuransi yang ada, hanya ada hitungan jari brand asuransi yang agennya pendekatannya berbasis Financial Planning. 

Oleh karena itu, betapa pentingnya peran serta Financial Advisor/Perencana Keuangan  sebagai Partner Client untuk memberikan solusi terbaiknya. Dan betapa pentingnya input mengenai Financia Planning, karena dari sanalah anda bisa detail dalam mengambil keputusan untuk kebahagiaan keluarga.

 

Reni Fitriani QWP ® CPMM CMFC CMNLP CT.MS

Perencana Keuangan & Penasihat Management Resiko

Founder & Chairwoman SuperKey Consulting

 

Subscribe Here